UNOFLATU

NATIONAL CONFERENCE 2019

LATAR BELAKANG

Sudah hampir 1 abad sejak Sutan Takdir Alisjahbana menulis esei “Menuju Masyarakat dan Kebudayaan Baru” di majalah yang didirikan dan dipimpinnya Pujangga Baru pada tahun 1935. Esei yang mengungkapkan buah pikirnya tentang Indonesia di tengah isu globalitas dan lokalitas. Seperti apa yang diungkapkan John Naisbit dalam bukunya Global Paradox, bahwa semakin besar tekanan globalitas, maka semakin besar juga perkembangan hal-hal yang lokal. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi media yang mengantar masyarakat Indonesia dalam dunia global tanpa batas ruang dan jarak, perhatian terhadap kelokalan tumbuh dalam berbagai bidang.

Kajian tentang kearifan lokal dalam dunia budaya materi, khususnya seni rupa, desain dan arsitektur, berkembang dengan pesat dalam 5 dekade terakhir. Di tengah kehidupan yang semakin modern, hal yang tradisional tampak semakin “seksi” dan menarik untuk dipelajari. Oleh sebab itu para cendekia, peneliti, budayawan banyak melakukan studi dan kajian tentang budaya tradisional dan kearifannya dengan berbagai motivasi. Semua berupaya mengangkat kearifan lokal sebagai sesuatu yang bernilai untuk dilestarikan dan dihayati.

Saat ini dunia, termasuk Indonesia, sedang masuk dalam era disrupsi yang melanda semua bidang kehidupan. Disrupsi sendiri berarti tercabut dari akarnya. Aktivitas-aktivitas kehidupan di dunia nyata yang konvensional ditinggalkan dan beralih pada aktivitas di dunia maya. Muncullah ruang-ruang kehidupan masyarakat yang baru yang menimbulkan kesempatan baru, tantangan baru dan juga masalah yang baru.

Persoalannya adalah bagaimana posisi dan peluang budaya dan kearifan lokal di era disrupsi ini untuk ikut menentukan – meminjam istilah Sutan Takdir Alisjahbana – “Masyarakat dan Kebudayaan Baru”. Apakah budaya dan kearifan lokal masih relevan di era disrupsi ini dan bagaimana peluangnya untuk tetap eksis bahkan ikut menentukan budaya baru di masa depan?

Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha melihat isu ini sebagai isu penting yang dihadapi masyarakat Indonesia saat ini. Oleh sebab itu FSRD UK Maranatha bermaksud mengundang para cendekia, peneliti, budayawan, seniman, desainer dan arsitek untuk membangun diskursus bersama perihal tema di atas lewat Seminar Nasional Seni Rupa dan Desain.

Adapun sub-topik yang bisa dipilih adalah:
• Seni Rupa Tradisi dalam era disrupsi dan studi kasus yang terkait
• Seni Lukis dan media baru dalam era disrupsi serta studi kasus yang terkait
• Antara ruang fisik dan ruang maya serta studi kasus yang terkait
• Media komunikasi di era disrupsi dan studi kasus yang terkait
• Kearifan lokal arsitekur vernakular di era disrupsi dan studi kasus yang terkait
• Seni pertunjukan di era disrupsi dan studi kasus yang terkait
• Busana lokal dan trend masa depan serta studi kasus yang terkait
• Topik lain yang relevan

PEMBICARA KUNCI

• Prof. Dr. Ign. Bambang Sugiharto (Guru Besar Unpar)
• Dr. Adhi Nugraha (Staf pengajar FSRD ITB)
• Dr. Krismanto Kusbiantoro (Staf Pengajar UK Maranatha)

WAKTU & TEMPAT

Kamis, 17 Oktober 2019
Ruang Theatre GAP lt 8
Universitas Kristen Maranatha
Jl. Prof. drg. Surya Sumantri, M.P.H. No. 65
Bandung - Jawa Barat
Indonesia

TANGGAL PENTING

• Deadline Pemasukan Abstrak : 30 Agustus 2019
• Pengumuman Review Abstrak : 10 September 2019
• Deadline Pemasukan Full Paper : 30 September 2019
• Registrasi Pemakalah : 11 September - 30 September 2019

BIAYA

• Biaya Pemakalah : Rp. 500.000,00 incl. CD proceeding
• Biaya Peserta : Rp. 250.000,00 utk umum
• Peserta Mahasiswa : Rp. 100.000 utk mahasiswa
Transfer Biaya Registrasi ke:
Rekening BCA Cabang Maranatha a.n. Elliati Djakaria Dipl. Ing. / Elizabeth no. 2820105811

REVIEWER

Ketua Dewan Reviewer : Dr. Ariesa Pandanwangi
Anggota : Dr. Christine Claudia Lukman
Dr. Lois Denissa
Dr. Elizabeth Susanti
Dr. Ismet Zainal Effendi
Dr. Seriwati Ginting

PUBLIKASI

Artikel yang masuk akan dipublikasikan dalam e-book prosiding ber-ISBN (file digital). Peserta dapat meminta versi cetak kepada panitia dengan menambah biaya cetak. Makalah terbaik akan diseleksi dan diterbitkan dalam terbitan khusus Jurnal Serat Rupa (terbitan Januari 2020).

INTERNATIONAL EXHIBITION 2019

LATAR BELAKANG

Pameran Unoflatu telah diselenggarakan empat kali sebelumnya sebagai momen apresiasi para pengajar di bidang Seni dan Desain, terutama terhadap sebuah proses penciptaan karya. Unoflatu yang berarti satu nafas adalah upaya staf pengajar FSRD Universitas Kristen Maranatha untuk menyatukan dan menyelaraskan apa yang menjadi passion bagi kami, sebagai pengajar Seni Rupa & Desain dan sebagai seniman di dunia profesional. Fakultas Seni Rupa dan Desain melalui Unoflatu ini diharapkan dapat menginspirasi orang lain dalam hal daya cipta. Dalam kesempatan Pameran Unoflatu V ini, FSRD Universitas Kristen Maranatha mengajak staf pengajar dari universitas/institusi mitra luar negeri yakni dari China, Taiwan, Thailand, Jepang, Malaysia, dan Korea Selatan untuk mengapresiasi seni bersama.

JUDUL

Re-Creation

Kebudayaan merupakan bentuk ataupun bukti dari eksistensi pergerakan progresif pemikiran manusia, baik bersifat personal maupun bersifat komunal. Kebudayaan merupakan ciri yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Kebudayaan yang dibentuk secara komunal adalah kebudayaan tradisional dan biasanya berintegrasi dengan ajaran-ajaran serta nilai-nilai kemanusiaan. Ajaran-ajaran tersebut dibagikan antargenerasi secara turun temurun dengan pola yang sama dan baku sebagai ciri utama tradisi. Kebudayaan tentu akan terus berkembang sejalan waktu dan perkembangan pemikiran manusia, begitu pun kebudayaan tradisional. Hal ini terbentuk karena pengaruh kebudayaan lain dari luar yang mempengaruhi kebudayaan sebelumnya secara evolutif (akulturasi), sehingga terbentuklah kebudayaan-kebudayaan baru.
Di sisi lain, kebudayaan-kebudayaan non-tradisional (akrab disebut sebagai modernisme), setiap saat mengalami perkembangan dan kemajuan (progresif), sehingga satu kebudayaan berinteraksi dengan kebudayaan lain, lalu menimbulkan kebudayaan baru. Ini yang disebut dengan neo-culturalism yg menuju ke arah kebudayaan yang multidisiplin, multietnis, dan multiperspektif sehingga lambat laun terbentuk multikulturalisme.
Seni rupa menunjukkan hal itu dengan artefak-artefak kebudayaan, baik yang tradisional maupun modern. Kebudayaan dan alurnya serta progresivitasnya terlihat dari visual dan kekayaan unsur rupa, media dan teknik, yang diaplikasikan dalam karya seni (artefak). Diskursus ini sangat menarik dan elok untuk dijadikan konsep penciptaan karya, terutama bagi para akademisi, sehingga dapat menjadi acuan dalam menciotakan karya seni yg memiliki kebaruan baik secara tematik, teknis maupun media. Pun hal ini sejalan dengan konsep postmodernisme ( seni rupa kontemporer).
Re-creation merupakan tema utama pameran Unoflatu kali ini, tentu maksudnya bukan "rekreasi" yg diartikan secara harfiah semata yang merujuk pada kegiatan relaksasi pikiran dan raga menyenangkan, demi menyegarkan kembali dari kepenatan karena rutinitas. Rekreasi bisa diartikan sebagai upaya "menciptakan kembali", atau upaya mengkreasikan kembali karya-karya yang sebelumnya telah ada secara visual (artefact). Misalnya dari karya-karya seni tradisional dielaborasi lagi sehingga menjadi visualisasi ataupun dengan teknik yang baru. Re-creation bisa diartikan sebagai kondisi dimana seseorang memiliki kemampuan untuk mengubah, mengelaborasi, mereduksi, merevitalisasi, merekonstruksi bahkan merestrukturisasi konsep-konsep yang telah ada, lalu dengan leluasa diejawantahkan, diekspresikan, atau diaplikasikan dalam sebuah karya seni dalam sajian baru (novelty), baik secara visual, teknik, dimensi, maupun medianya, sehingga selain ber-re-kreasi juga diharapkan para peserta pameran bisa refreshing di wilayah estetika.

WAKTU & TEMPAT

Hari/Tanggal : Jumat, 18 Oktober 2019 s.d Rabu, 23 Oktober 2019
Peresmian : Jumat, 18 Oktober 2019 pk.15.00 (pembukaan pameran dibuka oleh Rektor Universitas Kristen Maranatha)
Jam buka : 09.00-17.00
Tempat : Exhibition Hall, Gedung B Universitas Kristen Maranatha,
Jl. Prof. drg. Surya Sumantri, M.P.H. No. 65
Bandung - Jawa Barat
Indonesia

PESERTA PAMERAN

1. Universitas Kristen Maranatha
2. GXAU Nanning, China
3. GXNU Guilin, China
4. USM Penang, Malaysia
5. CUTe, Taipei, Taiwan
6. Kyoritsu Womens’ University, Tokyo, Jepang
7. Keimyung University, Incheon, Korea Selatan

TANGGAL PENTING

• Pengumpulan data diri, foto diri, foto karya, data karya : s.d. 20 September 2019
• Pengiriman karya : s.d. 11 Oktober 2019
• Pembukaan pameran : 18 Oktober 2019
• Pengembalian karya dan penyerahan sertifikat : 23 & 24 Oktober 2019

WORKSHOP UNTUK SMP & SMA 2019

Workshop dan Lomba Menggambar untuk Siswa/i SMP bekerjasama dengan sponsor COPIC (Tema: My Favorite Idol)

Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Oktober 2019
Jam : 09.00-13.00
Peserta : siswa/i SMP target 30 orang
Tempat : Lt. 5 Gedung B Universitas Kristen Maranatha
Jl. Prof. drg. Surya Sumantri, M.P.H. No. 65
Bandung - Jawa Barat
Indonesia

Workshop dan Lomba Menggambar untuk Siswa/i SMA dan SMK bekerjasama dengan Faber Castell

Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Oktober 2019
Jam : 09.00-13.00
Peserta : siswa/i SMP target 30 orang
Tempat : Lt. 5 Gedung B Universitas Kristen Maranatha
Jl. Prof. drg. Surya Sumantri, M.P.H. No. 65
Bandung - Jawa Barat
Indonesia

Transfer Biaya Registrasi ke:
Rekening BCA Cabang Maranatha a.n. Elliati Djakaria Dipl. Ing. / Elizabeth no. 2820105811

PENDAMPINGAN MEMBATIK DENGAN BIJI KLUNGSU KEPADA GURU SMP-SMA-SMK

Pelatihan membatik ini juga menjadi mata kuliah di SRM berupa mata kuliah lukis wastra. Melalui pendampingan membatik ini nyaris dalam setahun dilakukan 5- 8 kali workshop. Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, New Delhi, Fukuoka Japan, Stockholm, Praha adalah tempat tempat diperkenalkannya batik dengan material lilin dingin.
Asam Jawa adalah bagian dari bumbu lokal untuk masakan di Indonesia. Bijinya dapat diolah dengan cara dijemur kemudian ditumbuk halus. Hasilnya menyerupai tepung yang dapat diolah menjadi roti. Selain menjadi roti bubuk dari biji asam jawa ini juga dapat dijadikan material untuk membatik, sehingga proses pelorotan malam yang menggunakan bahan kimia dapat dihindari karena bubuk biji asam jawa ramah lingkungan.
Cara membatik dengan menggunakan malam dingin dapat diperkenalkan dari tingkat anak anak hingga orang dewasa. Tidak menggunakan api untuk memanaskan malam, sehingga sangat aman untuk semua orang yang tertarik belajar membatik.
Pewarnaan dalam membatik dapat menggunakan material dari alam, juga ada yang berasal dari bahan sintetis.
Pelatihan awàl tingkat dasar hanya membutuhkan waktu tiga jam saja. Kain yang dibutuhkan dapat berasal dari kain sutera atau sintetis seperti sifon, satin dll.

BAZAAR

Dilaksanakan di area halaman depan Exhibition Hall Gedung B kampus U.K. Maranatha dan area hall tempat pelaksanaan pameran berlangsung.

Hari/Tanggal : Jumat & Sabtu, 18 & 19 Oktober 2019
Jam : 09.00-16.00
Audience : civitas akademika U.K. Maranatha, murid SMP, SMA, dan guru peserta workshop
Tempat : Halaman & Hall utama Gedung B Universitas Kristen Maranatha
Jl. Prof. drg. Surya Sumantri, M.P.H. No. 65
Bandung - Jawa Barat
Indonesia

RUNDOWN PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN ACARA UNO FLATU 2019
Seminar Nasional & Pameran Internasional 17-23 Oktober 2019

HARI KE-1: SEMINAR NASIONAL & PERSIAPAN PAMERAN & BAZAAR - KAMIS, 17 OKTOBER 2019

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
1. 08.00-08.30 10 SEMINAR NASIONAL
Daftar ulang peserta
• Penerima tamu 2 orang
• LO
• Konsumsi
• Perlengkapan
• Dokumentasi
TKT
2. 08.30-09.00 20 a. Pembukaan (MC: Wina)
b. Doa Pembukaan: Elliati Djakaria
c. Sambutan: Dekan FSRD, Rektorat
d. Seremonial Pembukaan
e. Perkenalan Moderator
PIC: Dr. Elizabeth Susanti
• Operator komputer, perlengkapan seremoni
• MC: Wina dan Moderator: Gai Suhardja, PhD
3. 09.00-11.00 120 Keynote Speaker Pembicara:
Prof. Bambang Sugiharto (30’)
Dr. Adi Nugraha(30’)
Dr. Krismanto Kusbiantoro (30’)
Tanya jawab (20’)
Penyerahan Kenang-kenangan (10’)
4. 30 Makan Siang
5. 12.30-13.30 60 Registrasi Parallel Session
6. 13.30-15.30 120 Parallel Session Moderator 1: Dr. Elizabeth Susanti
Operator 1 : mahasiswa
Moderator 2: Dr. Lois Denissa
Operator 2: mahasiswa
Moderator 3: Dr. Izmet Zainal
Operator 3: mahasiswa
TKT

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
1. 08.00-21.00 Display panel di exhibition hall Setting ruang PIC Sarana & Prasarana
• Arnold Maximillian
• Stella Sondang
• Petrus B.J. Krismanto
PIC Karya
• Yosepin Sri
• Berti Alia
PIC Registrasi & Instalasi Karya:
• Sandy Rismantojo
• Erwin Ardianto H.
• Heddy H.
• Miky Endro
TKT

HARI KE-2 (PEMBUKAAN): JUMAT, 18 OKTOBER 2019

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
1. 09.00-16.00 Aktivitas Sponsor & Bazaar PIC: Ferlina
1. 15.00-16.00 60 PEMBUKAAN PAMERAN
• Kata pembuka (MC)
• Doa pembuka
• Kata sambutan
• Perkenalan peserta Uno Flatu yang hadir (diundang mendekati area gunting pita)
• Seremoni pemotongan pita (Ketua Panitia, Dekan FSRD, Rektor UKM)
• Pameran dimulai
• Snack
PIC Acara: Sri Winarsih
• MC: HIMA
• Doa pembuka: Lois Denissa
• Kata sambutan:
– Yunita (Ketua Panitia)
– Irena Vanessa Gunawan, S.T., M.Com. (Dekan FSRD)
– Prof. Ir. Armein Z.R. Langi, M.Sc., Ph.D. (Rektor UKM)
• Konsumsi
• Penerima tamu
• LO
• Konsumsi
• Perlengkapan
• Dokumentasi
TKT
2. 60 PAMERAN PIC: Yunita Setyoningrum
3. 16.00-17.00 60 ARTIST TALK
• Kata pembuka (MC)
• Perkenalan kurator dan perwakilan prodi untuk artist talk
• Pembahasan tema pameran oleh kurator
• Pembahasan karya
• Diskusi/tanya jawab
• Penutup dan informasi rangkaian acara Uno Flatu (MC)
• Foto bersama
PIC Acara: Wina
• MC: HIMA
• Kurator & Moderator: Ismet Zainal Effendi, M.Sn.
• Konsumsi
• Penerima tamu & LO: Amanda
• Perlengkapan:
• Dokumentasi: Nyoman Nathanael
• Perwakilan prodi:
– DI: ---
– DKV: ---
– Fashion: ---
– SM: ---
TKT

HARI KE-3: SABTU, 19 OKTOBER 2019

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
09.00-16.00 Aktivitas Sponsor & Bazaar PIC: Ferlina
09.00-14.00 Workshop Gambar SMP, SMA, dan Pelatihan Batik dengan Biji Klungsu untuk Guru
registrasi ulang
PIC: Yudita, Wina, Nina
3. 09.00-16.00 420 PAMERAN PIC: Yunita Setyoningrum
• Penerima tamu 2 orang
• Konsumsi

HARI KE-4: MINGGU, 20 OKTOBER 2019

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
1. 09.00-16.00 PAMERAN PIC: Yunita Setyoningrum
• Penerima tamu 2 orang
• Konsumsi

HARI KE-5: SENIN, 21 OKTOBER 2019

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
1. 09.00-16.00 PAMERAN PIC: Yunita Setyoningrum
• Penerima tamu 2 orang
• Konsumsi

HARI KE-6: SELASA, 22 OKTOBER 2019

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
1. 09.00-16.00 PAMERAN PIC: Yunita Setyoningrum
• Penerima tamu 2 orang
• Konsumsi

HARI KE-7: RABU, 23 OKTOBER 2019

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
1. 09.00-13.00 PAMERAN PIC: Yunita Setyoningrum
• Penerima tamu 2 orang
• Konsumsi
2. 13.00-18.00 Pembongkaran pameran PIC Sarana & Prasarana
• Arnold Maximillian
• Stella Sondang
• Petrus B.J. Krismanto
• Penerima tamu 2 orang
• Konsumsi
• Perlengkapan
TKT

HARI +1: KAMIS, 24 OKTOBER 2019

No. Waktu Durasi (Menit) Kegiatan Pelaksana/Penanggung Jawab
1. Pengembalian karya dan penyerahan sertifikat PIC Karya
• Yosepin Sri
• Berti Alia